Jumat, 08 Juni 2012
Kamis, 07 Juni 2012
d!sclaimer
Standard
Aku
berkomentar bukan tanpa alasan, aku memberikan saran bukan tanpa pertimbangan,,,
Kenapa hal
ini-ini saja yang menjadi diskusi kita,, dan cukup muak untuk membahas tentang ini..
hidup itu harus punya tujuan yang jelas, bukan sekedar hidup dan bukan sekedar kau bisa bernafas atau sekedar bisa makan.. hidup untuk merealisasikan kehendakNya. Semua tentang mempertemukan kehendakNya dan ikhtiarmu.
menyalahkan diri bukan solusi kawan.
sudah kubilang ini bukan karna
kesalahnmu,, tapi kau tetap menyalahkan dirimu dan berkurung dikamar
seharian,, masihkah kau ingat saat perang Badar Rasulullah tak punya prediksi akan
berperang, tapi hanya berniat penghambat khabilah dagang,, maju mundur pasti
bertemu lawan, dan mau tidak mau memang akhirnya harus perang, bukan karna SDM
yang banyak bersama Rasulullah saat itu karna mereka hanya 300 orang atau
banyknya amunisi perang karna niat awalnya hanya menghambat khabilah dagang..
tapi dengan KeImanan yang mendalam, kedekatan dengan Penguasa Kehidupan mereka
bisa Menang dengan lawan 1000 orang,,,
bukan hanya sekedar menang,, dan bukan juga sekedar kalah saat perang Uhud,,
lihat dan belajarlah...
sejarah itu pasti terulang, tinggal bagaimana kau bisa mengambil pelajaran
jatuh bangun itu biasa, rasa sakit itupun akan jadi nikmat saat kau tau arti kata syukur
kalau kau tak pernah gagal, kau tak akan pernah merasakan nikmatnya kemenangan
kalau kau tak pernah gagal kau tak akan pernah merasakan nikmatnya belajar
Allah lebih Tau, dan Allah yang memilih yang terbaik untukmu, untuk membuatmu lebih mengerti hakikat mensyukuri, berjuang, mengabdi dan bersabar.
Lihat dan belajarlah kawan.
SENYUM
Standard
Tanpa ada tendensi apa-apa dan aku suka
tanpa banyak kata, ini menyimpulkan semua,
seyum dan sorot mata mengungkapkan rasa
politisasi, kurasa bukan !!!
sampai di titik nadirku masih bisa kurasa
arfah
-awal 14-
fuzuroha wa taqwaha
Standardbayang-bayang kepalsuan itu mulai tampak terlihat. aku tak mau kalah dengan kepalsuan sesaat tanpa realisasi nyata di depan mataku. dan aku tak mau kalah dengan kata ketidakberdayaan yang sering kubuat sendiri.. haahh apa itu kata tidakberdaya, hilangkan jauh-jauh,, mengembangkan kata ketidakberdayaan itu sama halnya dengan mempercepat kematian jiwa, tumpulnya ide, dan memperkerdil cita-cita..
tinggal selangkah dan akan kudapatkan,, tapi mengapa satu langkah ini begitu berat.. kadang ingin mundur dan tak mau melanjutkan,, tinggal selangkah dan ini cukup berat...
aku sudah berazam, dan aku sudah berjanji..
aku tau ada "fuzuroha wa taqwaha" dalam hatiku bahkan sudah terpatri dan menyatu dengan aliran darahku,,
tinggal bagaimana aku meningktkan ketakwaan itu sampai tinggi dan memperkecil fuzuroha ini..
aku masih gamang dengan keputusanku sendiri,, dan sekarang kakiku tersangkut tak bisa bergerak walaupun tinggal selangkah untuk meninggalkan kata ketidakberdyaan itu...
keputusanku sudah bulat, tapi bayang-bayang kepalsuan ini masih tetap menghegemoni fikiranku, datang dan pergi sesukanya, dan memberikan harapan palsu. aku harus menguatkan lagi azamku.. agar langkahku benar-benar pasti.
-Bersabarlah wahai jiwa-
tinggal selangkah dan akan kudapatkan,, tapi mengapa satu langkah ini begitu berat.. kadang ingin mundur dan tak mau melanjutkan,, tinggal selangkah dan ini cukup berat...
aku sudah berazam, dan aku sudah berjanji..
aku tau ada "fuzuroha wa taqwaha" dalam hatiku bahkan sudah terpatri dan menyatu dengan aliran darahku,,
tinggal bagaimana aku meningktkan ketakwaan itu sampai tinggi dan memperkecil fuzuroha ini..
aku masih gamang dengan keputusanku sendiri,, dan sekarang kakiku tersangkut tak bisa bergerak walaupun tinggal selangkah untuk meninggalkan kata ketidakberdyaan itu...
keputusanku sudah bulat, tapi bayang-bayang kepalsuan ini masih tetap menghegemoni fikiranku, datang dan pergi sesukanya, dan memberikan harapan palsu. aku harus menguatkan lagi azamku.. agar langkahku benar-benar pasti.
-Bersabarlah wahai jiwa-
Selasa, 05 Juni 2012
HASIL BERKEBUN
StandardBULAN PAGI
Standard
Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke
dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (QS Al Hadid 6)
Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan
malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan
matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan,
dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Luqman 29)
-Nikmati Alam pagi Hari-
Masya Allah,,Love Allah,
NORMAL OR ???
Standardkenormalan yang tak normal tapi masih di bilang normal,, apakah marah itu sesuatu yang normal? karna marah itu datangnya dari setan, masih kah ini di bilang ketidaknormalan yang masih di bilang normal? ketidaknormalan yang di bilang normal yang hakikat aslinya masih sangat bertentangan dengan kesabaran.
kalaupun ini ku bilang tidak normal tapi masih ada kenormalan yang di anggap normal. kata mereka ini normal.
atau hanya aku saja yang mengangap ini sesuatu yang tidak normal, sepertinya ketidaknormalan ini tersanggkut di fikiranku dan berayun-ayun dan akhirnya menjadikannya menjadi tidak normal.
aku hanya diam dan marah sebentar atas ketidaknormalan sikapmu. karna kau juga tak normal menurutku. atau aku yang tak bisa normal memahami ketidaknormalanmu, atau aku yang tak bisa normal atas sikap normalmu,,,
normal,, masih penuh kesadaran tanpa perlawanan ekstrim
normal masih di area save bernama sabar, insya Allah
Jumat, 01 Juni 2012
PERGI
StandardUmi,, ini tetap terfikirkan dikepalaku
percakapan santai di dapur kecilmu kemarin..
cukup membekas rasanya sama halnya masakan gulai ayam yang kau masak kemarin untukku..
ya cukup membekas.
aku, tetap pada pendapatku bahwa aku harus pergi
tak ada alasan bagiku untuk tetap disini,
urusan dakwah? pasti ada pengganti, karna dimanapun aku, kewajiban itu tetap terpatri di dadaku,, aku takkan mati karna setiap jengkalnya adalah lahan dakwah bagiku.
kata yang menggelitik aku saat kau bilang "tak ada yang menahan kan?"
hahaha,, cukup menggelitikku saat memulai percakapan tentang tahan menahan,,
aku hanya tertawa,,,
dan kau tak memberikan solusi apa-apa, tapi diammu memberikan makna yang berbeda
tatapanmu penuh harap yang nyata.
ya, aku tau aku menyukai tempat ini,,
Malang, tempat pertama kali aku menginjakkan kakiku untuk sebuah kata MERANTAU
Malang, tempat pertama kali aku menginjakkan kakiku untuk sebuah kata MERANTAU
tempat pertama kali aku merasakan hanya ada AKU dan DIRIKU
tempat pertama kali aku bisa akur dan bersyuro dengan DIRIKU tanpa ada yang mengganggu
tempat pertama kali aku bisa berjalan sendiri dengan DIRIKU
dengan kataku, dengan jalanku, dengan prinsipku dan semua cita-citaku
banyak kenangan, banyak pelajaran dan banyak sejarah tentang cerita hidupku
tapi sudah saatnya aku pergi,,
aku tak tau pergi kemana yang pasti tak akan kembali ke kampung halaman sebelum membawa kebanggaan.
jiwaku jiwa berpetualang, aku akan mencari tempat PERANTAUAN yang lain
ya,, aku tau aku harus memutuskan ini, sama halnya dengan yang kau katakan
"anti mau HIDUP dimana?"
aku harus memutuskan aku kan hidup dimana?
dan mengakhiri perantauan di tempat dimana aku akan hidup.
kata-kata yang sederhana.
tapi masih kutentukan, dimanakah aku akan HIDUP?
bila kau tanya lagi, jawabanku masih sama "dimanapun"
dan keputusanku masih sama aku harus PERGI
-masih awalan cerita hidup yang sempat terlupakan, hanya tinggal memutuskan-
Kamis, 24 Mei 2012
AYAH
StandardAyah, dilemaku bukan suatu yang tak beralasan
ku tau penantianmu sangat panjang
maaf kan aku yang lebih banyak diam sekarang
Ayah,, masih kah aku anak kebangganmu??
maafkan aku
Ayah, ku tau kau takkan marah padaku karna aku adalah anakmu
Ayah, ku tau kau masih menantiku tuk pulang dengan penuh kebanggaan,,
Ayah,,, bersabarlah sebentar
sabarkanlah ibu yang ada disisimu,, kutau dia sangat mencemaskanku,, dan aku pun selalu takut akan kecemasannya..
ayah salam cinta dan rinduku untukmu dan ibuku..
yang mencintai kalian selalu
arfah -dilemaku-
ku tau penantianmu sangat panjang
maaf kan aku yang lebih banyak diam sekarang
Ayah,, masih kah aku anak kebangganmu??
maafkan aku
Ayah, ku tau kau takkan marah padaku karna aku adalah anakmu
Ayah, ku tau kau masih menantiku tuk pulang dengan penuh kebanggaan,,
Ayah,,, bersabarlah sebentar
sabarkanlah ibu yang ada disisimu,, kutau dia sangat mencemaskanku,, dan aku pun selalu takut akan kecemasannya..
ayah salam cinta dan rinduku untukmu dan ibuku..
yang mencintai kalian selalu
arfah -dilemaku-
Rabu, 23 Mei 2012
Doa terIndah bulan ini
StandardYaa Alah jika Engkau menebar Barokah pada bulan Rajab ini, dahulukanlah saudaraku yang baik ini, agar mendapatkan BAROKAHMU.
Jika Engkau menebar RAHMAT, dahulukanlah saudara ini,
jika Engkau menebar AMPUNAN, dahulukanlah saudaraku ini
dan jika Engkau menebar HIDAYAH, dahulukanlah saudaraku ini
dan bila ada persoalan yang sedang dihadapi saudaraku, ringankanlah langkahnya dan mudahkanlah segala urusannya.
semoga saudaraku ini selalu diberi rahmat riziki dan kemuliaan serta kesehatan..
ya Allah, Wujudkanlah doaku menjadi sebuah kenyataan untuk saudaraku serta keluarganya..
YAA ALLAH Engkau maha mendengar, maha mengetahui, dan maha mengabulkan
kabulkanlah doa Hamba... aamiin..
"jzkumullah khoiran katsir"
-Ukhwah ^______^-
Jika Engkau menebar RAHMAT, dahulukanlah saudara ini,
jika Engkau menebar AMPUNAN, dahulukanlah saudaraku ini
dan jika Engkau menebar HIDAYAH, dahulukanlah saudaraku ini
dan bila ada persoalan yang sedang dihadapi saudaraku, ringankanlah langkahnya dan mudahkanlah segala urusannya.
semoga saudaraku ini selalu diberi rahmat riziki dan kemuliaan serta kesehatan..
ya Allah, Wujudkanlah doaku menjadi sebuah kenyataan untuk saudaraku serta keluarganya..
YAA ALLAH Engkau maha mendengar, maha mengetahui, dan maha mengabulkan
kabulkanlah doa Hamba... aamiin..
"jzkumullah khoiran katsir"
-Ukhwah ^______^-
Langganan:
Postingan (Atom)